Hakekat ANAK USIA DINI
Siapakah yang dimaksud dengan ANAK
USIA DINI ?
Menurut definisi umum, sebagaimana
dirumuskan oleh NAEYC (National Association for Young Children),
ANAK USIA DINI adalah sekelompok individu yang berada pada rentang usia antara
0 – 8 tahun.
Individu atau anak usia antara 0 – 8
tahun dipandang memiliki kharakteristik khas atau spesifik, yang berbeda dan
membedakan mereka dengan individu/anak usia di atasnya. Atas dasar asumsi
seperti itulah, maka pendidikan bagi ANAK USIA DINI dipandang perlu untuk
dikhususkan dalam bentuk Pendidikan ANAK USIA DINI (PANAK USIA DINI).
Berdasarkan perkembangannya, ANAK
USIA DINI diklasifikasikan dalam 4 (empat) tipe kelompok sebagai berikut:
a.
Kelompok Bayi ( usia 0 – 12 bulan
)
b.
Kelompok Bermain ( usia 1 – 4 tahun
)
c.
Kelompok Pra Sekolah ( usia 5 – 6 tahun
)
d.
Kelompok Usia Sekolah ( usia 7 – 8 tahun ).
Sekadar untuk catatan tambahan, perlu
kiranya diketahui bahwa konsep PANAK USIA DINI di Indonesia agak berbeda dengan
konsep PANAK USIA DINI di negara-negara maju. Di Indonesia, PANAK USIA DINI
dikonsepsikan sebagai pendidikan anak usia 0 – 6 tahun, bukan 0 – 8 tahun
sebagaimana dikonsepsikan di negara-negara maju. Satuan PANAK USIA DINI di
Indonesia meliputi: (i) Pendidikan Keluarga, (ii) Taman Bermain (Play Group) dan Ranak usia diniatul
Atfal, (iii) Taman Kanak-Kanak (TK).
Kharakteristik ANAK USIA DINI
Sebagaimana telah dikemukakan ANAK
USIA DINI (anak usia antara 0 – 8 tahun) merupakan sekelompok individu yang
memiliki kharakteristik khas atau spesifik, yang berbeda dan membedakan mereka
dengan individu/anak usia di atasnya.
Apa...
Sejarah, Pendidikan, Politik, Unik, dan Kreatif
Selamat Membaca sempatkanlah untuk meninggalkan Komentar
Friday, 28 August 2015
KONSEP-KONSEP DASAR PERKEMBANGAN
Hakekat Perkembangan
Perkembangan pada dasarnya ialah suatu
proses perubahan (change), yang
dimulai sejak terjadinya pembuahan dan berlangsung terus selama siklus
kehidupan manusia (Santrock &
Yussen, 1992).
Apakah setiap proses perubahan dapat
disebut sebagai perkembangan ?
Tidak setiap proses perubahan dapat
disebut sebagai perkembangan. Suatu proses perubahan dapat disebut sebagai
perkembangan apabila secara inheren memiliki ciri-ciri kharakteristik sebagai berikut:
·
Gradual
·
Kontinyu
·
Kumulatif
·
Sistematis,
·
Kompleks, dan
·
Holistik.
Tahap dan Tugas Perkembangan
Sebagai suatu proses perubahan yang bersifat gradual,
perkembangan berlangsung secara bertahap, atau melewati beberapa fase. Dalam
konteks inilah, kemudian muncul konsep “tahap-tahap perkembangan” (developmental stages) dan “tugas-tugas
perkembangan” (developmental tasks).
1. Tahap Perkembangan
Tahap perkembangan (developmental stages) ialah
tahapan-tahapan atau fase-fase yang ada/dilalui dalam proses perubahan di
sepanjang siklus kehidupan manusia.
Secara umum, perkembangan manusia
melalui 6 tahap atau fase sebagai
berikut:
a. Masa Prakelahiran (prenatal)
b. Masa Bayi (sejak
lahir hingga usia 18 – 24 bulan)
c. Masa Anak-Anak :
(i) Masa Anak-Anak Awal (sejak akhir masa bayi hingga usia 5-6 tahun, atau usia TK)
(ii)
Masa Anak-Anak Tengah/Akhir (usia 7-12
tahun, atau usia SD)
d.
Masa...
PEMIKIRAN

Ø URAIAN MATERI DAN CONTOH
A.
Definisi Pemikiran
Kata
atau istilah pemikiran dalam bahasa Inggris disebut “inference” yang berarti penyimpulan.
Kata/istilah pemikiran sering juga dianggap identik dengan kata/istilah
“penalaran” (reasoning)...
Subscribe to:
Posts (Atom)