Masa lampau telah lalu. Begitu pula kejadian-kejadian dan peristiwa-peristiwa yang memang hanya sekali terjadi. Karenanya, semua itu tidak akan bisa dijumpai lagi, dan memang tidak bisa diulang kembali. Dengan demikian kita tidak akan bisa menyaksikan lagi apa yang sudah lalu dan mengamati secara langsung sebagai obyek. Jangankan yang terjadi di masa silam, yang beberapa detik baru-baru ini terjadipun tidak akan bisa. Meskipun demikian apa yang dianggap sudah lampau tidaklah sepenuhnya lenyap walaupun hanya tinggal bagian-bagian, kepingan-kepingannya atau kesan-kesannya saja. Kejadian atau peristiwa sebagai totalitas tidak mungkin dapat ditangkap seluruhnya oleh manusia. Dan sebagai totalitas memamng tidak diperlukan, karena manusia hanya memerlukan bagian-bagian tertentu yang dipandangnya penting atau berarti (Soeri Soeroto, 1980).
Kejadian atau peristiwa yang telah lenyap itu bisa juga sampai pada kita karena meninggalkan jejak, relik atau vestigium. Adanya apa yang disebut jejak sebagai peninggalan kejadian sangat bergantung padakeadaan. Dengan kata lain tidak selalu ada, apalagi kalau tidak selalu diadakan. Kesadaran manusia akan perlunya jejak-jejak adalah bagian dari kesadaran bahwa yang lampau tidaklah sama dengan sekarang. Bahkan yang lampau menjadi beda dari yang sekarang oleh faktor waktu. Sikap demikian itu disebut kesadaran waktu yang akan berkembang menjadi kesadaran sejarah jka sampai pada anggapan bahwa yang lampau tidak saja berbeda tapi juga mendahului dan membawa ke keadaan yang sekarang. Semakin tinggi kesadaran orang akan sejarahnya semakin cenderung untuk menghimpun jejak-jejak kejadian yang dianggap penting.
Karena masa lampau hanya meninggalkan jejak-jejak, maka jejak-jejak tersebut menjadi komponen penting yang tidak bisa ditinggalkan dalam usaha orang merekontruksi masa lampau. Jejak-jejak itu mengandung informasi yang bisa dijabarkan untuk dijadikan bahan menyusun kisah tentang apa yang dianggap pernah terjadi. Kisah-kisah itu sendiri...
Selamat Membaca sempatkanlah untuk meninggalkan Komentar
Saturday, 11 February 2012
Modul PENGANTAR TENTANG FILSAFAT
Filsafat, sebagaimana selama ini sering didengar merupakan induk dari ilmu pengetahuan. Dapat dikatakan bahwa seluruh disiplin maupun sub disiplin ilmu pengetahuan yang ada saat ini merupakan penjabaran dari satu hasil pemikiran yang hakiki yang biasa...
Friday, 10 February 2012
Pandangan Pada Abad Pertengahan Ibnu Khaldun
Filsafat sejarah spekulatif (The Peculative Philosophy of History), yaitu kajian diseputar dua makna kata sejarah itu sendiri. Kedua makna kata sejarah dimaksud, pertama sebagai proses historis dan kedua sebagai penulisan proses historis menurut kaidah-kaidah...
Subscribe to:
Posts (Atom)